mari belajar
Rabu, 24 Juni 2015
info unik
pada tanggal 22-27 juni 2015 saya melaksanakan pelatihan aplikasi teknologi informasi di UMM, pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan atau memperluas wawasan tentang teknologi informasi. saya kira hanya di Universitas Muhammadiyah Malang yang mengadakan pelatihan seperti ini, dengan didampingi pemateri yang sangat baik juga mahir menyampaikan materi sehingga suasana pembelajaran sangat enak dan nyaman. tidak hanya itu, pelatihan ini membuat saya bertemu dengan teman-teman dari jurusan lain.
ide
Seperti yang kita ketahui bahwa negara kita adalah Republik Indonesia yang akan terus seperti itu dari dulu hingga nanti kita mati. Indonesia merupakan negara tempat kita hidup, beraktivitas, bermasyarakat, beranak-pinak, hingga masuk ke dalam liang lahat kelak. Sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya kita punya keinginan kuat untuk merubah nasib bangsa kita menjadi lebih baik agar bisa sejajar dengan bangsa-bangsa maju di dunia serta lebih dihormati dan dihargai di kancah internasional.
Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak mengubahnya sendiri. Dalam hidup ini tidak hanya dituntut ibadah, tetapi juga usaha kita dalam menjalani hidup. Berusahalah seoleh-oleh kita hidup seribu tahun lagi dan beribadahlah seolah-olah kita mati sebentar lagi. Janganlah menunda-nunda berbuat kebaikan, jika kita sudah punya niat kebaikan, segeralah dilakukan karena umur kita tidak ada yang tahu.
Beberapa cara untuk menjadikan negara Indonesia menjadi lebih baik:
1. Jadi Orang Baik, Beriman dan Bertakwa
Negara kita sudah terlalu banyak penjahatnya sehingga sebaiknya kita menjadi jagoan karena lebih terhormat dan membanggakan. Ikuti aturan agama dan selaraskan dengan hukum pemerintah yang berlaku.
1. Jadi Orang Baik, Beriman dan Bertakwa
Negara kita sudah terlalu banyak penjahatnya sehingga sebaiknya kita menjadi jagoan karena lebih terhormat dan membanggakan. Ikuti aturan agama dan selaraskan dengan hukum pemerintah yang berlaku.
2. Menguasai IPTEK Yang Bermanfaat Lalu Praktek Membangun
Untuk mempercepat pembangunan dan pengentasan segala permasalahan bangsa dibutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi yang bersifat positif. Hindari resiko dampak negatif yang dapat merusak bangsa kita pada sisi lain. PR pertama kita adalah kebutuhan dasar yang mendesar seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, pangan, dsb. Pembanguan sebesar-besarnya dilakukan untuk kepentingan rakyat banyak.
Untuk mempercepat pembangunan dan pengentasan segala permasalahan bangsa dibutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi yang bersifat positif. Hindari resiko dampak negatif yang dapat merusak bangsa kita pada sisi lain. PR pertama kita adalah kebutuhan dasar yang mendesar seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, pangan, dsb. Pembanguan sebesar-besarnya dilakukan untuk kepentingan rakyat banyak.
3. Menjadi Kreatif Yang Positif (Berfikir Di Luar Batas)
Percuma menguasai iptek tanpa punya kemampuan tinggi dalam kreativitas agar dapat tampil beda atau bahkan lebih unggul dari bangsa-bangsa yang lain. Ciptakanlah hal-hal baru yang positif yang dapat membantu membangun bangsa dan negara indonesia.
Percuma menguasai iptek tanpa punya kemampuan tinggi dalam kreativitas agar dapat tampil beda atau bahkan lebih unggul dari bangsa-bangsa yang lain. Ciptakanlah hal-hal baru yang positif yang dapat membantu membangun bangsa dan negara indonesia.
4. Menjadi Pemimpin (Teladan) Atau Penyokong Yang Baik
Untuk memperbaiki nasib kita harus mengambil alih kekuasaan dari tangan oknum yang jahat kepada kita orang-orang yang baik. Setelah memimpin jadilah teladan bagi semua rakyat jangan mementingkan kepentingan sendiri dan golongan. Jika tidak mampu menjadi pemimpin minimal paling tidak menjadi tim sukses di belakang layar pemimpin yang handal, jujur, adil, berwibawa, cerdas, sopan santun, agamis, cinta tanah air, dsb.
Untuk memperbaiki nasib kita harus mengambil alih kekuasaan dari tangan oknum yang jahat kepada kita orang-orang yang baik. Setelah memimpin jadilah teladan bagi semua rakyat jangan mementingkan kepentingan sendiri dan golongan. Jika tidak mampu menjadi pemimpin minimal paling tidak menjadi tim sukses di belakang layar pemimpin yang handal, jujur, adil, berwibawa, cerdas, sopan santun, agamis, cinta tanah air, dsb.
5. Tularkan Ini Kepada Orang Lain Terutama Generasi Muda
Generasi muda tidak boleh meniru kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh generasi sebelumnya. Sejarah sangat penting untuk dipelajari agar tidak terperosok dalam jurang yang sama. Generasi muda super yang sedang tertidur lelap harus segera kita bangungkan agar bangsa ini dapat maju pesar ke arah yang jauh lebih baik dengan berbagai metode seperti pendidikan, doktrin halus lewat media massa, lewat dakwah agama, lewat orang tua, dan lain-lain.
Generasi muda tidak boleh meniru kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh generasi sebelumnya. Sejarah sangat penting untuk dipelajari agar tidak terperosok dalam jurang yang sama. Generasi muda super yang sedang tertidur lelap harus segera kita bangungkan agar bangsa ini dapat maju pesar ke arah yang jauh lebih baik dengan berbagai metode seperti pendidikan, doktrin halus lewat media massa, lewat dakwah agama, lewat orang tua, dan lain-lain.
perkembangan dan kemajuan teknologi
Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di indonesia berkembang dari tahun ke tahun sejak indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia pada masa penjajahan dipelopori dan diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada waktu itu masyarakat diperkenalkan pada persenjataan modern baik yang ringan maupun yang berat. Teknologi lain yang diperlihatkan dan digunakan oleh Belanda berupa kendaraan tempur dan alat-alat transportasi lainnya. Teknologi-teknologi tersebut berasal dari negara-negara di Eropa. Kemudian pemerintah kolonial Belanda menanamkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan di sekolah-sekolah maupun dengan cara penggunaan secara langsung kepada masyarakat di indonesia.
Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dari barat di Indonesia membawa dampak bagi kemajuan negara Indonesia. Masyarakat Indonesia mulai melakukan pergerkan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Di samping itu penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia juga membawa dampak bagi semangat juang bangsa Indonesia. Mereka memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern untuk mencari informasi-informasi terkini mengenai keadaan dunia. Oleh karena itu masyarakat Indonesia benar-benar terbantu dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pada masa kolonial perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi belum begitu maksimal. Pemerintah koloniallah yang menjadi penyebab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia. Pemerintah kolonial menghalangi akses-akses masuknya ilmu pengetahuan dan teknologi dari barat ke Indonesia. Mereka juga melakukan pelarangan terhadap pendidikan bagi masyarakat Indonesia untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Akibatnya indonesia tertinggal jauh dengan negara-negara di sekitarnya. Secara keseluruhan penyebab lain dari ketertinggalan Indonesia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut :
a. Terbatasnya jumlah orang Indonesia yang mendapat pendidikan terutama pendidikan tinggi
b. Masyarakat Indonesia jarang terlibat langsung dalam pengembangan iptek
c. Pemerintah Belanda dan perusahaan-perusahaan yang berada di indonesia untuk melakukan alih teknologi.
d. Minimnya industrialisasi.
e. Kurangnya inovasi teknologi yang berarti di dalam masyarakat indonesia sendiri.
Setelah merdeka, perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi berkembang pesat di Indonesia. Hal ini didorong dengan terbukanya akses-akses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Kemerdekaan menciptakan keadilan dalam mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Mereka mempelajari sedikit demi sedikit di sekolah-sekolah yang sudah dibuka untuk semua kalangan masyarakat Indonesia. Dengan bekal pengetahuan ini kemudian masyarakat Indonesia melakukan berbagai inovasi dan eksperimen ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Pembangunan bidang iptek pada PJPT II merupakan kesinambungan perluasan dari PJPT I. Menurut GBHN 1993 sasaran pembangunan ekonomi PJPT II adalah sebagai berikut:
- Tercapainya kemampuan nasional dalam pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan iptek yang dibutuhkan bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan, peradaban, ketangguhan, dan daya saing bangsa.
- Terpacunya pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan menuju masyarakat yang berkualitas, maju, mandiri, dan sejahtera yang dilandasi nilai-nilai spiritual, moral dan etik berdasarkan nilai luhur bangsa serta nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Untuk mencapai sasaran tersebut, maka arah pembangunan iptek adalah sebagai berikut:
- Pemanfaatan pengembangan dan penguasaannya dapat mempercepat proses pembaharuan.
- Meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
- Memperluas lapangan kerja.
- Meningkatkan kualitas harkat dan martabat bangsa serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sedangkan kebijaksanaan iptek dalam Pelita VI pada PJPT II ada 5 sektor sebagai berikut.
1. Teknik Produksi : Yaitu keseluruhan unsur yang turut berperan dalam kegiatan manusia yang menghasilkan barang dan jasa.
2. Sektor Teknologi : Yaitu kemampuan teknologi dan rekayasa yang mendasari kemampuan bangsa Indonesia dalam melakukan inovasi.
3. Sektor Ilmu Pengetahuan Terapan : Yaitu Ilmu pengetahun yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan manusia.
4. Sektor Ilmu Pengetahuan Dasar : Yaitu ilmu pengetahuan yang menjadi landasan bagi pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam, Sosial, Humaniora, dan mendukung mutu SDM.
5. Sektor Kelembagaan Iptek L: Yaitu iptek yang diarahkan untuk meningkatkan SDM agar lebih produktif, kreatif, dan inovatif.
Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia setelah merdeka terbagi menjadi dua dekade. Pada dekade pertama, yaitu tahun 1945-1960, bangsa indonesia mulai mengerti arti teknologi produksi, walaupun masih dalam tingkat pasif dan penuh ketergantunga pada pihak luar negeri. Hasil dari pengenalan ilmu pengenalan teknologi untuk pertama kali yaitu pembangunan pabrik semen di Gresik, pabrik kertas di blabak (Magelang),pabrik gelas, dan kosmetik di Surabaya di pertengahan dekade 1950an. Pada dekade ke-2 yaitu pada tahun 1976 dengan mendirikan pabrik pesawat terbang di Bandung yang di beri nama industri pesawat terbang NUR TANIO (IPTN) yang menggunakan teknologi yang lebih canggih lagi. Teknologi dari pabrik pesawat terbang ini mengacuh pada teknologi di Jerman.
Ilmu pengetahuan dan teknologi di satu sisi bermanfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, di sisi lain menimbulkan dampak negatif.
Kemajuan dan Manfaat IPTEK
1. Limbah ternak untuk pupuk (kompos).
2. Sampah dimanfaatkan menjadi gas bio yang berguna untuk keperluan memasak, penerangan, dan tenaga gerak.
3. Dengan detoksifikasi surya yaitu sistim pengolahan air yang terkontaminasi dengan memanfaatkan panas matahari/ultraviolet sehingga menghasilkan air yang bersih.
4. Dalam bidang komunikasi (radio,TV, telephone, handphone, internet) sehingga penggunaan waktu lebih efisien dan cepat
universitas muhammadiyah malang
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malang merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tang-gal 19 Juni 1963.
Pada waktu itu, Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai 3 (tiga) fakultas, yaitu (1) Fakultas Ekonomi, (2) Fakultas Hukum, dan (3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966.
Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas Muhammadiyah Malang resmi menjadi universitas yang berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta), yang penyelenggaraannya berada di tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang, dengan Akte Notaris R. Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Pada perkembangan berikutnya akte ini kemudian diperbaharui dengan Akte Notaris G. Kamarudzaman No. 7 Tanggal 6 Juni 1975, dan diperbaharui lagi dengan Akte Notaris Kumalasari, S.H. No. 026 tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No. 88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988.
Pada tahun 1968, Universitas Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial yang merupakan fi‘lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dengan demikian, pada saat itu Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki empat fakultas. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah.
Pada tahun 1970 Fakultas Tarbiyah ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun ini pula Fakultas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta) dengan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975.
Fakultas yang kemudian ditambahkan adalah Fakultas Teknik, yaitu pada tahun 1977. Pada tahun 1980 dibuka pula Fakultas Pertanian, kemudian menyusul Fakultas Peternakan. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ditambahkan jurusan-jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang suudah ada. Yang terakhir, pada tahun 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka ProgramPascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan
.
Sampai tahun akademik 1994/1995 ini, Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki 9 fakultas dan 25 jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu akademi /strata-D3 Keperawatan.
Pada rentang tiga puluh tahun perjalanan UMM ini (1964- 1994), perkembangan yang paling berarti dimulai pada tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan akademik). Tahun 2009, UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas peternakan dan pertanian agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian.
Dalam bidang sarana fisik dan fasilitas akademik, kini telah tersedia tiga buah kampus: Kampus I di Jalan Bandung No. 1, Kampus II di Jalan Bendungan Sutami No. 188a, dan Kampus III (Kampus Terpadu) di Jalan Raya Tlogo Mas. Dalam bidang peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga akademik, telah dilakukan (1) rekruitmen dosen-dosen muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa, (2) Peningkatan kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3) di dalam maupun di luar negeri.
Berkat perjuangan yang tidak mengenal berhenti ini, maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah menjelma ke arah perguruan tinggi alternatif. Hal ini sudah diakui pula oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII yang pada pidato resminya pada wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 11 Juli 1992, mengemukakan bahwa UMM tergolong perguruan tinggi yang besar dan berprospek untuk menjadi perguruan tinggi masa depan.
Dengan kondisi yang terus ditingkatkan, kini Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga tetapi rendah hati siap menyongsong masa depan, untuk ikut serta dalam tugas bersama "mencerdaskan kehidupan bangsa" dan "membangun manusia Indonesia seutuhnya" dalam menuju menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
FEB UMM
Fakultas
Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang yang ada sekarang ini, sebenarnya
merupakan hasil perkembangan dalam periode waktu yang panjang. Pada awal
berdirinya pada 1964, Fakultas Ekonomi hanya memiliki satu jurusan, yaitu Program studi Ekonomi Perusahaan, yang sekarang menjadi Program studiManajemen. Pada saat
pendiriannya, Program studi Ekonomi Perusahaan yang menjadi cikal bakal
Fakultas Ekonomi ini sebenarnya merupakan cabang dari Fakultas Ekonomi
Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Dengan kondisi yang ada pada waktu itu, Fakultas Ekonomi sempat mengalami kefakuman dalam operasionalnya. Baru pada 1977, Fakultas Ekonomi diaktifkan kembali dengan satu jurusan, yaitu Program studiManajemen, yang merupakan nama baru dari Program studiEkonomi Perusahaan sebelumnya. Seiring dengan semakin berkembangnya Universitas Muhammadiyah Malang, Fakultas Ekonomi juga ikut berkembang.
Dengan berkembangnya kondisi ekonomi dan bisnis pada era dekade 1980-an, Fakultas Ekonomi dengan sumberdaya yang ada, mulai membuka program studibaru. Hal ini sebagai respon untuk menjawab adanya kebutuhan akan tenaga ahli di bidang ekonomi dan bisnis. Pada 1985, Fakultas Ekonomi membuka Program Studi Akuntansi, dengan tujuan untuk menyediakan tenaga ahli yang mempunyai keahlian dan kecakapan di bidang akuntansi yang pada waktu itu masih jarang. Pada 1986, Fakultas Ekonomi membuka Program Studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, dengan tujuan untuk menyediakan tenaga ahli yang mempunyai keahlian dan kecakapan di bidang ekonomi agregatif, baik dalam sektor riel maupun moneter.
Pada era dekade 1990-an, dengan semakin meningkatnya tuntutan kebutuhan akan tenaga kerja yang handal, terutama untuk level manajemen menengah, maka Fakultas Ekonomi membukaProgram Studi Magister Manajemen pada 1993. Program studi inilah yang menjadi cikal bakal Program Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang. Perkembangan selanjutnya, pada 1997, Fakultas Ekonomi membuka Program Studi Diploma Tiga (D3) Keuangan dan Perbankan. Tujuan pembukaan program studi baru ini adalah untuk menyediakan tenaga trampil dengan keahlian menengah, di bidang keuangan dan perbankan.Hingga 2008, Fakultas Ekonomi telah memiliki tiga program studi untuk jenjang S1, satu program studi D3, sedangkan Program Studi Magister Manajemen masih di bawah Program Pasca Sarjana. Status jurusan, dan program studi tersebut adalah sebagai berikut:
Dengan kondisi yang ada pada waktu itu, Fakultas Ekonomi sempat mengalami kefakuman dalam operasionalnya. Baru pada 1977, Fakultas Ekonomi diaktifkan kembali dengan satu jurusan, yaitu Program studiManajemen, yang merupakan nama baru dari Program studiEkonomi Perusahaan sebelumnya. Seiring dengan semakin berkembangnya Universitas Muhammadiyah Malang, Fakultas Ekonomi juga ikut berkembang.
Dengan berkembangnya kondisi ekonomi dan bisnis pada era dekade 1980-an, Fakultas Ekonomi dengan sumberdaya yang ada, mulai membuka program studibaru. Hal ini sebagai respon untuk menjawab adanya kebutuhan akan tenaga ahli di bidang ekonomi dan bisnis. Pada 1985, Fakultas Ekonomi membuka Program Studi Akuntansi, dengan tujuan untuk menyediakan tenaga ahli yang mempunyai keahlian dan kecakapan di bidang akuntansi yang pada waktu itu masih jarang. Pada 1986, Fakultas Ekonomi membuka Program Studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, dengan tujuan untuk menyediakan tenaga ahli yang mempunyai keahlian dan kecakapan di bidang ekonomi agregatif, baik dalam sektor riel maupun moneter.
Pada era dekade 1990-an, dengan semakin meningkatnya tuntutan kebutuhan akan tenaga kerja yang handal, terutama untuk level manajemen menengah, maka Fakultas Ekonomi membukaProgram Studi Magister Manajemen pada 1993. Program studi inilah yang menjadi cikal bakal Program Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang. Perkembangan selanjutnya, pada 1997, Fakultas Ekonomi membuka Program Studi Diploma Tiga (D3) Keuangan dan Perbankan. Tujuan pembukaan program studi baru ini adalah untuk menyediakan tenaga trampil dengan keahlian menengah, di bidang keuangan dan perbankan.Hingga 2008, Fakultas Ekonomi telah memiliki tiga program studi untuk jenjang S1, satu program studi D3, sedangkan Program Studi Magister Manajemen masih di bawah Program Pasca Sarjana. Status jurusan, dan program studi tersebut adalah sebagai berikut:
1. Manajemen dengan Status
Terakreditasi SK : 247/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XII/2013
2. Akuntansi dengan Status Terakreditasi SK : 197/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/IX/2013
3. Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) dengan Status Terakreditasi SK : 035/SK/BAN-PT/Akred/SI/I/2014
4. Program Diploma Tiga (D-3) Manajemen Keuangan-Perbankan dengan Status Terakreditasi SK : 027/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/XII/2010
2. Akuntansi dengan Status Terakreditasi SK : 197/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/IX/2013
3. Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) dengan Status Terakreditasi SK : 035/SK/BAN-PT/Akred/SI/I/2014
4. Program Diploma Tiga (D-3) Manajemen Keuangan-Perbankan dengan Status Terakreditasi SK : 027/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/XII/2010
kota mojokerto
Kota Mojokerto adalah sebuah kota di provinsi jawa timur. Terletak 50 km barat daya surabaya, wilayah kota ini dikelilingi oleh kabupaten mojokerto. Kota ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dilihat
dari penerimaan asli daerah setiap tahun mengalami peningkatan.
Pembentukan Pemerintah
www.panoramio.com/m/photo/38113716 Mojokerto melalui suatu proses kesejahteraan
yang diawali melalui status sebagai staadsgemente, berdasarkan keputusan
Gubernur Jendral Hindia Belanda Nomor 324 Tahun 1918 tanggal 20 juni 1918.
Pada masa Pemerintahan Penduduk Jepang berstatus Sidan diperintah oleh seorang Si Ku Cho dari 8 mei 1942sampai dengan 15 agustus 1945.
Pada zaman revolusi 1945 - 1950 Pemerintah Kota Mojokerto di dalam pelaksanaan Pemerintah menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan diperintah oleh seorang Wakil Walikota disamping Komite Nasional Daerah.
Daerah Otonomi Kota Kecil Mojokerto berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1950, tanggal 14 agustus 1950 kemudian berubah status sebagai Kota Praja menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1957.
Setelah dikeluarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1965 berubah menjadi Kotamadya Mojokerto. Selanjutnya berubah menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Mojokerto berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974.
Selanjutnya dengan adanya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999, tentang Pemerintahan Daerah, Kotamadya Daerah Tingkat II Mojokerto seperti Daerah-Daerah yang lain berubah Nomenklatur menjadi Pemerintah Kota Mojokerto.
Pada masa Pemerintahan Penduduk Jepang berstatus Sidan diperintah oleh seorang Si Ku Cho dari 8 mei 1942sampai dengan 15 agustus 1945.
Pada zaman revolusi 1945 - 1950 Pemerintah Kota Mojokerto di dalam pelaksanaan Pemerintah menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan diperintah oleh seorang Wakil Walikota disamping Komite Nasional Daerah.
Daerah Otonomi Kota Kecil Mojokerto berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1950, tanggal 14 agustus 1950 kemudian berubah status sebagai Kota Praja menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1957.
Setelah dikeluarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1965 berubah menjadi Kotamadya Mojokerto. Selanjutnya berubah menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Mojokerto berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974.
Selanjutnya dengan adanya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999, tentang Pemerintahan Daerah, Kotamadya Daerah Tingkat II Mojokerto seperti Daerah-Daerah yang lain berubah Nomenklatur menjadi Pemerintah Kota Mojokerto.
Mojokerto pernah menjadi sebuah kawedanan
dengan Asisten Wedana Bapak Supardi Brototanoyo. Perkembangan selanjutnya Bapak
Supardi Brototanoyo menjadi Wedana dan terakhir menjadi Walikota Mojokerto pada
saat itu.
Alun-alun
Kota Mojokerto terletak di pusat kota. Bagi
warga Kota Mojokerto dan sekitarnya dulu merupakan tempat rekreasi sekaligus
sebagai sarana bersantai bagi keluarga di akhir pekan.namun Sekarang Alun -
Alun di kosongkan dan Pedagangnya di Pindahkan ke Jl.Benteng Pancasila yang
tidak jauh dari Kediaman Walikota Mojokerto.
Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat
merupakan salah satu gereja tertua di Kota Mojokerto dan merupakan peninggalan
zaman Belanda. Masjid Agung Al-Fattah didirikan pada zaman Belanda tepatnya
pada tanggal 7 Mei 1878 berada di pusat kota sebelah Barat Aloon-aloon.
Klenteng Hok Siang Kiong didirikan pada tahun
1895. Ciri khas kedua bangunan itu adalah bentuk arsitekturnya yang khas Cina.
Bagi mereka yang senang berolahraga dapat menempuh perjalanan 1 km di arena jogging track di Dermaga sungai Brantas Indah. Di lokasi
ini juga terdapat warung lesehan yang menyediakan beberapa macam makanan.
Rekreasi keluarga lainnya dapat dikunjungi Pemandian Sekar Sari terletak di
tengah kota. Tempat rekreasi ini dilengkapi kolam renang dengan fasilitas
bermain untuk anak-anak, wartel, toko alat-alat olah raga dan rumah makan yang
menjual beraneka ragam makanan (bakso, kikil, soto ayam, dan lain-lain).
Jalan Benteng Pancasila, Kecamatan Magersari
merupakan pusat keramaian terbaru di kota Mojokerto. Di Jalan Ini terdapat
Pusat Jualan PKL yang menjual beragam produk dari produk garmen sampai sepatu
dan tas. selain itu juga Jalan Benteng Pancasila tau biasa disebut Benpas
merupakan tempat berkumpul kawula muda Mojokerto dan wilayah sekitarnya seperti
Sidoarjo, Jombang, Lamongan, Nganjuk, Kediri, Surabaya hingga Pasuruan di malam
minggu dan di hari libur nasional.
Selain itu disini terdapat situs sejarah yang
dilindungi situs trowulan karena merupakn pusat kerajaan Majapahit pada masa lalu.
Mojokerto
terkenal dengan camilan khasnya yaitu onde-onde. tahu tek/lontong di kota mojokerto banyak sekali toko yang
menjual onde-onde yaitu bu liem salah satunya. sekarang ini kita juga sering
menjupai di jalan raya by pass banyak sekali toko penjual onde-onde berbagai
rasa.
Selasa, 23 Juni 2015
my profil
nama saya Faizal Efendi, saya lahir di Mojokerto, 13 desember 1996. alamat saya di sawaahan gg1 mojosari, mojokerto. saya kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang
Langganan:
Postingan (Atom)